Minggu, 01 Desember 2013

Tentang Ibu

Ibu…
Tak pernah ku bayangkan dirimu tak sanggup lagi berdiri
Tak pernah ku impikan dirimu  terjatuh
Sembilan bulan lamanya engkau bawa diriku kemanapun engkau mau
Beri aku  nyanyian dan kasih sayang dengan sepenuh hati

Maaf jika ucap bibir ini seringkali menyakiti
Maaf tuk jawabku yang terkadang ketus

Ibu..
Izinkanku merangkai kalimat dan merenungkan  seribu makna tentangmu
Dalam senandung cintamu
Tatkala engkau menangis, Ragaku bergetar
Aku Tak kuat melihat wajah sendumu
Bahkan ku tak sanggup bila harus hidup dengan air matamu

Ibu…..
Engkaulah wanita pilihan
Yang menghangatkan anak-anakmu dengan belai kasih yang tulus
Secoret kata ini kucurahkan pada Nya
Bahwa engkau begitu berarti dalam hidupku

Maaf ..
Bila sampai detik ini aku belum sempat membalas semua pengorbananmu
Aku hanya ingin memberi yang terbaik  tuk wujudkan mimpimu

Ibu…ketahuilah
Berjuta harapan selalu ku ukir dalam setiap renungan
Saat-saat kesendirian, do’a-do’a dan harapan  selalu kupanjatkan untukmu

Seribu mimpi kutanam, berharap segera tercapai pada masanya
Tak ingin lagi kulihat engkau lelah dan letih

Betapa keluhmu mampu tertahan didepanku
Demi membuat anakmu tersenyum
Sungguh aku tahu dan cukup merasakan semua itu

Ibu
 ingin sekali  wujudkan segala mimpimu
Tapi aku tidak tahu bagaimana caranya
Aku sampaikan rasa yang sangat dalam ini dengan kata sederhana
Ibu,….engkau lah malaikat penjagaku

Kelak Allah pasti memberiku waktu
Untuk membalas semua pengorbananmu
Ibu…
Aku sangat menyayangimu
Karna engkaulah harta berharga yang kupunya

aku selalu merindukanmu


annisa h. vie

Tidak ada komentar: