Jumat, 13 Juni 2014

temukan kekuatan

Temukan kekuatan


Ini membentuk pribadi yang kuat
Sepertinya rasa lebih baik dipendam
Demikian yang saya tahu, kamu selalu tersenyum
Saya bertahan dengan tekad setia, meski kadang asa larut dalam khayal
Kapan berhujung ? kapan terungkap ?

Yang kita tahu, tidak selalu bersama untuk saat ini
Kini hanya mencoba bertahan dalam do’a hingga tiba di awal temu yang nyata
Karena semakin mengenalmu, semakin kutemukan kekuatan di sisi NYA

Cinta Sederhana





Cinta itu terus tumbuh
Memberi semangat dalam hidup
Tak mampu tuk pungkiri segala rasa yang membelenggu

Api cinta itu berhasil membakar jiwa, dan
Melelehkan hati yang tak berdaya
Haruskah  ada cerita
Pada dunia yang menyapa ??

Bahwa tlah ditetemukan
Cinta sederhana
Yang merasuk didalam jiwa

Berharap, semoga Tuhan
Menyatukan cinta itu
Beriring dengan kekuatan do’a yang semestinya dipinta
Semoga cinta itu takkan pernah mati
Sampai takdir yang menentukannya


Makhluk Terindah



Ia sungguh mempesona, lembut dan sederhana
Ia mampu melewati duka dengan baiknya
Mampu menutup luka dengan senyumnya
Ia mampu berdiri tegar meski terjatuh
Bahkan ia mampu menutup sedihnya ketika terluka

Dia tampak begitu lebih kuat dengan seribu kelemahannya
Ialah wanita !
makhluk terindah yang diciptakan Allah untuk melengkapi kesempurnaan
Menghadirkan ketenangan dan kecintaan satu sama lain
Pahit yang begitu menyiksa terus menuntun jiwanya
Ia berdiam teguh penuh harapan dan do’a pada Sang Illahi

Ia memiliki kemuliaan untuk selalu menghargai
dan melindungi kehormatannya bagi setiap yang memilikinya
dia hanya merendah hati dalam setiap liku-liku kehidupan  yang menyiksa bathinnya
Dialah seorang pilihan yang anggun dan berjiwa besar
Dia mampu tersenyum saat badai kehidupan terus menerpa

Dialah makhluk terindah yang sederhana dalam mencinta
Berharap selalu dilindungi dan tak disakiti
Oleh : Annisa Hazmi Vie


Lima Menit Yang Lalu




Bukan sekedar bahasa untuk memaknainya
Tapi rasa dari hati yang tulus
Semua berjalan penuh cobaan
Demikian penantian teman hidup

Lima menit yang lalu titisan air mata
Menyapa kedua mata sayu
Hati terharu
Dan, mungkinkah ?
Biarkan takdir menjawab semua
Sampai bertemu dalam istikharah