Kamis, 15 Mei 2014

Mengenal Mu

Mengenal Mu


Seutas kata

Sering teramat jauh alpa dari MU

Berlari tak hiraukan segala

Terbuang waktu sia-sia


Inginku, mengenal Mu dekat dan lebih dekat

Tak ada ragu ketika mengalir air mata rindu

Betapa jua diri ini ingin menebus dosa


Karena Mu Hati bagai embun

Sejuk ditawar rasa


Rabbiy, ini rinduku

Ajari aku tuk selalu bersyukur

Menjadikan Mu tempat curhat hariku dan rencana esok

Just You, Rabbiy


 


Kekuatanku



Temukan kekuatan

Ini membentuk pribadi yang kuat
Sepertinya rasa lebih baik dipendam
Demikian yang saya tahu, kamu selalu tersenyum
Saya bertahan dengan tekad setia, meski kadang asa larut dalam khayal
Kapan berhujung ? kapan terungkap ?

Yangkita tahu, tidak selalu bersama untuk saat ini
Kini hanya mencoba bertahan dalam do’a hingga tiba di awal temu yang nyata
Karena semakin mengenalmu, semakin kutemukan kekuatan di sisi NYA

Senin, 12 Mei 2014

Rapuh



 



Rabbi, sebenar benar hamba memang rapuh

ketika sedang engkau uji

terkadang hati keliru, jiwa lelah menghadapi hiruk pikuk dunia

terkadang merasa lelahh dan sendiri dalam sunyi



dengan Mu aku hidup, Rabb

dengan Mu aku mati,

hanyalah pada Mu aku bersandar, aku tenang

tersentuh jiwa saat-saat bersama Mu



Rabbi, izinkan aku untuk bisa berkaca menatap diri

bersama waktu yang terus berlalu seiring takdir Mu

hari terus berganti, waktu  terbuang, tinggal sisa usia

meski sesak penuh dengan tangis

ini memang harus kuhadapi...ku lewati



ku percaya, dengan kalbuku yang merindu Mu

gemetar tubuhku saat tersentuh asma Mu

semua akan Indah pada akhirnya

Engkau Allah Maha Mengetahui

Engkau Allah Maha Mendengar

Engkau Allah Maha Penyayang



Kuatkan Aku....

untuk tetap Istiqomah

dalam keikhlasan, ketulusan,

dan berbagi kasih sayang

dengan mengingat Mu




Jumat, 02 Mei 2014

Bulan dan Bintang



Bulan bintang enggan untuk keluar

Disaat angin datang menyapa dan bertanya

Apa yang sedang kamu fikirkan ?

Ditawan semua arah kata

Daun kering pun gemerincing

Bersama angin sepoi-sepoi

Terjawab satu kisah bosan

Sembari melarikan malu

dan berkata

kapan segera kutemukan calon imam saleh dalam penantian ini ?