Rabbi, sebenar benar hamba memang rapuh
ketika sedang engkau uji
terkadang hati keliru, jiwa lelah menghadapi hiruk pikuk
dunia
terkadang merasa lelahh dan sendiri dalam sunyi
dengan Mu aku hidup, Rabb
dengan Mu aku mati,
hanyalah pada Mu aku bersandar, aku tenang
tersentuh jiwa saat-saat bersama Mu
Rabbi, izinkan aku untuk bisa berkaca menatap diri
bersama waktu yang terus berlalu seiring takdir Mu
hari terus berganti, waktu
terbuang, tinggal sisa usia
meski sesak penuh dengan tangis
ini memang harus kuhadapi...ku lewati
ku percaya, dengan kalbuku yang merindu Mu
gemetar tubuhku saat tersentuh asma Mu
semua akan Indah pada akhirnya
Engkau Allah Maha Mengetahui
Engkau Allah Maha Mendengar
Engkau Allah Maha Penyayang
Kuatkan Aku....
untuk tetap Istiqomah
dalam keikhlasan, ketulusan,
dan berbagi kasih sayang
dengan mengingat Mu
