Selasa, 22 Juli 2014

Persembahan untuk Ayah dan Ibu


Berlinang air mata kupersembahkan 
Untuk ayah dan ibuku
 
Tahun ini aku sarjana
Tahun ini pula lebaran yg berbeda bagiku

 
Dengan seidkit rzeki yg aku dapat slama bulan Ramadhan ini
Walau hanya sepotong baju
sudah cukup membuat hati keduanya berlinang air mata kebahagiaan
Terharu krn niat baik dan ikhlasku utk mlihat ayah dan ibu tersenyum bangga

 
Meski takkan pernah terbalas
Ini yg bisa ku persembahkan  untuk mereka
Rabb. .

Trimakasihku dlm doa semoga langkah kedepan dlm ridho Allah dan restu ayah ibuku


salam cinta kasihku


Rindu yang membeku




Rindu yaneg slama ini terepndam
Masih membeku diterpa tanya dalam ribuan senandung
aku msh menanti kapan putik berbunga
Kapan rayuan kan terbalas

Adakala jiwa trus bergelora
Dalam doa keyakinan
bahwa aku ingin brtahan dalam satu cinta

Ketetapan tetap pilihanNya yg terbaik
Rasa itu sungguh mengajariku bnyak hal tentang mahabbah cinta.


Annisa Hazmi Vie

Salam rindu utk kamu yang selalu kurindu dalam do'a
agar Tuhan senantiasa melembutkan hatimu

Kamis, 10 Juli 2014

inilah penulis

Adakalanya sastrawan/ti yg menulis kata-kata bernilai kesempurnaan dimata pembacanya,justru seringkali menemukan cacat hidup dibalik tulisannya. Ya, itu memang sudah menjadi tugasnya tuk selalu menjadi inspirasi dan motivasi bagi diri sendiri dan org lain. Ketidaksempurnaan atau cacat dibalik tulisan yg dirangkainya menandakan bhwa manusia memang tidak ad yg sempurna.
Setiap yg ditulis blum tentu sama dgn apa yg difikirkan pembaca.
Tetapi, sungguh tulisan adalah sumber kekuatan utk diresapi,direnungi dan dihayati. Meski terkadang apa yg tertulis dan terbaca susah utk dilalui. ~AHV~

Rabu, 09 Juli 2014

Do'a Tuk Palestine



Hanya bisa bersujud, mengharap dengan do’a -do’a yang tulus

Getir yang mereka alami
Turut menyesakkan dada
Turut berduka merasakan perih dan sakit
karena air mata tlah membasahi wajah bahagia itu
cucuran darah yang kulihat disekujur tubuh tak kuasa menahan tangis

Saudara-saudara kita tersungkur bersimpuh darah
Bahkan anak-anak lugu dan tak berdosa
Turut dihujam peluru dan terluka
Mereka menangis meronta tak tahu arah kemana harus mencari
Terpisah dari keluarga serta orang-orang tersayang

Wahai saudaraku
Bersyukurlah pada Tuhan Mu yang masih melindungimu
Harapan-harapanmu yang tak tercapai
Tak seperti harapan duka di palestina


Mungkin kita juga sakit menderita
Dikala keinginan tak terkabulkan
Tapi palestina jauh lebih sakit dan perih
Melewati cobaan demi cobaan dari  yang semakin memuncak

Sungguh Israel  tlah buta
Mereka tlah sesat dan jauh dari Tuhan
Sehingga begitu tega dan kejam memperlakukan saudara-saudara kita terjatuh
Bahkan sampai mati
Syahid saudara kita membawa ke Syurga
Sedang Israel tinggal menanti Murka dari Sang Maha

Ya Allah
Tiada daya dan upaya bagi kami
Hanya pada Mu segala permohonan terwujud
Lindungilah mereka
Sabarkanlah mereka dalam menghadapi cobaan Mu yang begitu berat ini
Jadikan do’a –do’a kami adalah kekuatan untuk mereka

Annisa Hazmi Vie

Minggu, 06 Juli 2014

kata hatiku

tiada hal lain yang membuat hati lega
ketika kejujuran adalah penawar segala rasa

bersama dengan keadaan apapun
keikhlasan adalah yang utama

tentang cinta yang selama ini terpendam
akhirnya terungkap
meski di atas asa terdapat  luka terperih

ini kujadikan sebagai lahan
untuk menemukan kasih sayang Allah
lebih dari yang saat ini kurasakan

aku percaya kuasa Mu Rabb
Engkau pasti sudah sediakan yang terbaik untukku

memang sulit untuk kuakui
tidak mudah menerima kenyataan ini
tapi karena semata-mata aku ingin semua ini menjadi ibadah
maka apapun ketetapan Mu aku Ridha dengan kelapangan hati

aku percaya bahwa Engkau tak mungkin memberiku kesedihan yang tak berakhir
justru dengan yang selalu kini kurasakan
membawaku untuk semakin membutuhkan kasih sayang Mu
semakin mencintai Mu
menjadikan Mu adalah satu-satunya tempat bersandar dari segala kegundahan hatiku

Annisa Hazmi Vie

Keikhlasan

bila kejujuran adalah kelembutan
tiada yang lebih lembut dari kekuatan
bila kekuatan adalah tujuannya, tidak ada arti sia-sia
ketika sudah tidak mampu menahan rasa yang terlalu lama bersembunyi

ketika luka perih menyayat menembus dada, pahit dan getir sungguh terasa
semata hanya untuk temukan jati diri

ketika masih berharap hadirnya kembali
berharap perhatian dan kebaikannya tiada pernah berhenti
Rabb....Engkau yang meyakinkan diri untuk bertahan
dalam cinta yang semakin membuat diri haus akan kasih sayangMu

ketika diri sudah siap tersenyum menanti jawaban
akankah berbalas hal yang sama ??
dan ternyata tidak
sungguh itu semua memilliki makna
bila  didasari dengan ketulusan dan keikhlasan atas cinta yang dirasa

bila esok, lusa atau nanti kekecewaan dan kesedihan itu datang kembali
aku ingin lebih tegar dari ini
karena Allah hanya ingin kita selalu menjadikan Nya satu-satunya tempat bersandar

wahai diri, bangkitlah dari kekecewaan ini
berharaplah agar luka hari ini mengering esok hari
berharaplah agar tetes air mata hari ini menjadi mutiara dalam hidup
karena tlah  temukan arti keikhlasan yang memberi balasan untuk jauh lebih baik

salam cinta

Annisa Hazmi Vie